Hari Lahir Pancasila 2020, Relawan Lia Istifhama Berziarah Ke Makam Bung Karno Blitar

Foto : tim relawan Lia Istifhama : Abah Abd.Rahman (AlMaTuRa), Gus Darmanto,Herman dan rekan" (Surabaya Ceria), lap.tim_pantau.

Senen, 08 Juni 2020 | 10.00 WIB

Surabaya, newspantau.com - Setelah memviralkan hari lahir Presiden pertama Indonesia, Ir H. Soekarno (Bung Karno) sang Proklamator, melalui beragam kegiatan untuk melawan Pandemi Corona, kali ini relawan Ning Lia melaksanakan Ziarah-ziarah ke makam ayahanda politisi Gaek PDI-P Megawati Soekarnoputri di Blitar. Seperti kita ketahui, kompleks makam Bung Karno ini terletak di Kelurahan Bendogerit, Kecamatan Sanawetan Kota Blitar, tepatnya di Jl. Slamet Riyadi Blitar - Jawa Timur.

Berjumlah 6 orang, relawan pendukung salah satu kandidat Pilwali Surabaya, Lia Istifhama, terlihat berdoa tepat di depan makam Bung Karno.

"Sebenarnya kami kaget, karena ketika kami datang, makam sedang ditutup untuk semua pengunjung. Namun ternyata, kami kebetulan kok diperbolehkan masuk. Jadi hanya kami berenam yang berdoa tepat depan makam", ujar Sudarmanto, koordinator relawan Surabaya ceria.

Gus Dar, panggilan akrab salah satu loyalis PDI-P tersebut, tak menampik bahwa salah satu tujuannya adalah memohon doa untuk kandidat Pilwali yang dijagokannya, yaitu DR. Lia Istifhama, S.Sos, MEI, ketua DPP Perempuan Tani HKTI Jatim.

"Memang itu salah satu tujuan kami selain memohon ridlo Nya, juga kami memang ingin mengenang jasa sang putra fajar yang juga bapak proklamator Indonesia," jelasnya.

www.beritalima.com

Ketika ditanya alasannya selalu getol membantu proses putri almarhum KH Masykur Hasyim, Gus Dar mengaku karena dirinya menilai Ning Lia memang figur yang layak dijagokan untuk memimpin warga Surabaya, Calon walikota/wakil walikota Surabaya.

www.beritalima.com

"Saya melihat Ning Lia ini sangat merakyat. Sangat sederhana dan telaten. Dengan siapapun dia tidak pernah membedakan. Meski Ning Lia terlihat sangat sederhana, tinggal di pemukiman padat, tapi beliau ini sangat perhatian pada relawan dan masyarakat. Beliau itu sangat ringan tangan. Istilahnya wong Suroboyo, gak genggem (kikir). Juga sangat apa adanya. Saya kira ini menurun dari karakter abahnya. Pak Kiai (alm KH Masykur Hasyim) juga begitu, kalau orang bertamu, siapapun, akan ditemui. Ning Lia juga pekerja keras, sampai sekarang beliau masih aktif bekerja di beberapa tempat. Tapi tidak melupakan orang. Beliau selalu berusaha menyempatkan waktu untuk menyapa orang. Silahkan ditanya pada relawan lainnya, apa bener Ning Lia ini sangat layak dijagokan? Saya yakin, relawan lain mengatakan hal sama. Pokoke nek pengen pemimpin sing asli apik, yo iko wong sing pas (kalau ingin pemimpin yang baik, inilah orang yang tepat)", pungkas koordinator relawan Benteng Ning Lia Istifhama. Dilangsir newspantau.com, Senen (08/06/2020).

"Ditempat lain, Ning Lia Istifhama sapaan Ning Ceria,Lia lewat WA, telepon seluler sangat mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada semua relawannya dengan beragam gerakan, aksi sosial semua itu tanpa di minta, Alhamdulillah mereka mengscedulnya kegiatan sendiri demi peduli terhadap warga masyarakat Surabaya - Jawa Timur apalagi warga yang terdampak Pandemi Corona (Covid-19), ada yang bagikan masker gratis, pemasangan banner warkop diseluruh Surabaya, penyemprotan, bagikan sembako, handsanitizer dll itu semua sampai saya mbrebes Mili air mata, terharu karena dengan modal urunan, gotong royong, apalagi kali ini berziarah ke makam ulama'-ulama' bahkan ke makam sang proklamator Indonesia Bung Karno, yaa Allah Syukur Alhamdulillah, semoga amal ibadah kalian semua, dan amal kita semua diterima dan senantiasa mendapat Ridlo Allah SWT, aamiin," tandas putra bungsu politisi senior PPP KH. Masjkur Hasjim, Ning Lia. (mm/rr).

0 komentar:

Posting Komentar