Foto : Lia Istifhama ( ketua DPP Perempuan Tani HKTI Jatim ketika penyerahan secara simbolis bibit tanaman toga & pupuk ke Milad RSU Asrama Haji Surabaya.
Senin, 20 April 2020 | 23:15 WIB
SURABAYA, newspantau.com -- Di tengah kondisi Pandemi virus Corona (Covid-19) masih menjadi perhatian khusus bagi masyarakat luas, Indonesia umumnya pada tahun 2020 ini, termasuk masyarakat Jawa Timur. Meskipun jumlah pasien covid-19 yang sembuh semakin bertambah, namun bukan berarti hal ini dianggap enteng karena jumlah pasien baru belum mengalami penurunan signifikan. Kepedulian melawan Covid 19 pun lakukan banyak pihak, salah satunya ketua DPP Perempuan Tani HKTI Jatim yang terlihat masih aktif melakukan aksi sosial. Seperti yang dijelaskan oleh DR. Lia Istifhama, S.Sos, MEI., ketua DPP Perempuan Tani HKTI Jatim, bahwa hal itu disebutnya sebagai aksi senyap sosial bergotong royong.
"Semua aksi yang kami lakukan ini tidak dilakukan secara berkerumun dan tidak melibatkan banyak orang. Bahkan, setiap aksi yang dilakukan, hanya melibatkan 3 pengurus perempuan tani HKTI Jatim. Jadi selebihnya adalah masyarakat di lokasi. Kegiatan yang dilakukan rata-rata sifatnya spontanitas (kejutan). Semisal ketika kami bagi masker pada warga atau pedagang, maka pada saat barang ready, tahu-tahu kami datang membagi masker," jelasnya.
"Keponakan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menambahkan, selain aksi bagi masker, penyemprotan disinfektan sebaran Virus Corona (Covid-19) kami juga membagi pupuk, tanaman toga, sembako. Biasanya kami kerjasama dengan rekan organ sosial lain, seperti ketika bagi sembako biasanya kami bersama relawan indigo. Juga ada aksi pembagian daging ayam beku yang sifatnya kami mendistribusikan bantuan dari Disnak Jawa Timur, kerjasama dengan Comfeed dan Japfa Jum'at (18/04) kemarin. Aksi kami lakukan di beberapa kota/ kabupaten, yaitu : Surabaya, Bangkalan, Gresik, dan Probolinggo", ungkap ibu dari dua anak yang akrab disapa Ning Lia.
Secara terpisah, dr. Nila Hapsari, ketua DPK Perempuan Tani HKTI Kab. Gresik juga menyampaikan beberapa aksi yang dilakukannya selama pandemi Virus Corona (Covid-19).
"Kami secara door to door bagikan paket sayuran. Kenapa ini dilakukan? Karena kami ingin membantu penjual sayuran agar terbeli. Kondisi sekarang kan serba sulit, penjualan mereka turun otomatis penghasilan juga menurun. Selain itu, dengan paket sayuran tersebut, ibu-ibu yang nerima kan bisa masak tanpa harus belanja. Sekarang kan semuanya disarankan aktivitas di rumah saja. Selain itu, juga sempat dilakukan aksi bagi masker dan pembagian bibit tanaman serta pupuk", ujar dr. Nila Hapsari. dilangsir newspantau.com , Senen, (20-04-2020).
"Seirama, dr. Mirrah Samiyah, ketua DPK Perempuan Tani HKTI Kab. Probolinggo, melakukan aksi tanam tanaman toga yang dilakukan secara terbatas tanpa harus melibatkan banyak orang.
"Aksi tanam pohon tersebut dilakukan dengan harapan agar bisa membantu ketersediaan udara yang sehat disini. Setidaknya, ini upaya kami untuk mengurangi resiko pandemi Covid-19, dan kita berharap semoga apa yang dinamakan virus Corona (Covid-19) secepat nya berakhir, aamiin Allahumma aamiin, " pungkasnya. (red/and).



0 komentar:
Posting Komentar