Dimana
warga Surabaya akan memiliki kesempatan menentukan pilihan siapa yang
layak menggantikan walikota incumbent, Tri Rismaharini.
Meski
menggantikan Bu Risma dinilai tidak mudah bagi banyak pihak, namun
bukan berarti tidak ada figur yang berani masuk dalam bursa pilwali ini.
Bukan
hanya dari kalangan birokrat maupun politisi, namun dari kalangan
millenial pun turut meramaikan kontestasi politik yang bakal mencalonkan
walikota Surabaya 2020.
"Seperti Lia Istifhama
atau yang disapa ning Lia Ceria. Aktivis Perempuan NU Jatim , dan putri
dari tokoh nahdliyin, yang pernah jabat anggota dewan Profindo Dari
Partai berlambangkan Ka'bah (PPP) yaitu KH Masykur Hasyim, menunjukkan
optimisnya. Bagaimana maju Pilwali Surabaya 2020 nanti.
“Alhamdulillah,
saya masih optimis. Politik hawanya memang mudah panas, tapi hati dan
pikiran harus tetap adem. Ketika kita sedang berproses dalam suatu
politik, maka dijalani aja dengan niat-niat positif dan baik.
Hal
ini menjadi kunci agar kita memiliki optimisme yang baik, asal jangan
sampai jadi ambisius”, jawab alumnus Unair, UIN Sunan Ampel Surabaya,
Ketua III STAI Taruna Surabaya.
Terkait kans
mendapat rekom, Dosen yang baru saja dideklarasikan oleh 38 relawan
sebagai satu-satunya cawali perempuan ini, justru mengungkapkan
kepercayaan dirinya.
“Bismillahirrohmanirrohim,
kita ada target besar. Bahwa tahun 2020 menjadi tahunnya nawa tirta.
Kalau sudah begini, maka siapa pencetusnya insya allah nama Doktor Lia
Istifhama, S.Hi, MEI, akan tertulis di kertas suara pada September
mendatang, Aamiin... yaa Mujibas sa'illin wa barokallahu fiekum," tukas
Pengurus Fatayat NU Jatim.
"Masih Lia, dalam kegiatannya kali
ini Ning Lia tetap melakukan pendekatan, silahturrahmi ke tokoh
masyarakat Pulo Wonokromo yaitu Cak Narto ketum PBAS (paguyuban bendera
arek-arek Suroboyo) beserta ketua RT/RW.
Ning Lia mengucapkan
terima kasih atas penyambutan dan diterimanya dengan baik, insya Allah
tahun ini kami maju Pilwali Surabaya 2020, mohon do'anya supaya lancar
dan diberi kemudahan, kami sambil menunggu rekomendasi para elit politik
yaitu DPP PDI-P dan dari Parpol yang mau berkoalisi untuk maju Pilwali
nanti," pungkas Ketua DPP Perempuan Tani HKTI Jatim.
"Aminarto
yang kerap dipanggil Cak Narto juga mengucapkan banyak terima kasih
atas kunjungannya ke rumah saya, mudah"an rekomendasi dari DPP PDI-P dan
pejabat nomer satu di Jatim segera turun dan saya bersama-sama teman
siap mendukung Ning Lia Istifhama jadi walikota Surabaya periode
2020-2024, pengganti Bu Risma juga pemimpin sangat baik untuk Surabaya
dan gimana nantik Ning Lia bisa menjadikan Surabaya lebih baik lagi,
lebih ADEM yang diidam"kan arek Suroboyo, Bawa Tirta," ungkap Ketum PBAS
Cak Narto.
"Senada, Moch Arifin, SH. biro
hukum Ormas PBAS sangat simpatik dan siap mendukung sekali Ning Lia jadi
Walikota Surabaya 2020, sebab beliau adalah perempuan muda berkarya,
cantik pisan, cerdas, religius, amanah, ramah, santun dan apalagi
Merakyat.
ini yang gak bisa hilang kata" nya pasti keluar suroboyoan otomatis senengane arek" Suroboyo rekk,"ucap Arifin. (and/red).
_semoga bermanfaat untuk kita semua_
aamiin yaa Mujibas sa'illin wa barokallahu fiekum.
#ASA_lisistifhama
#relawan_PAS
#relawan_Militan
#relawan_forDifa

0 komentar:
Posting Komentar