Antara Diidamkan Dengan Pasangan WSB atau Machfud Arifin, Lia : Saya Meng-idamkan Kedepan Sinergi Hebat Antara Pemprov Dengan Pemkot

SURABAYA,  newspantau.com  - Partai yang berlambangkan Ka'bah, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) memasukkan nama mantan Kapolda Jawa Timur, Machfud Arifin sebagai Bacawali Surabaya 2020.
Tak sekadar mengusung, PPP rencananya akan memasangkan Machfud Arifin 7udengan kader PPP Jatim, Lia Istifhama.
Berdasarkan penjelasan Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Jatim, Musyaffa' Noer, pihaknya telah berkomunikasi dengan Machfud Arifin.

"Untuk Surabaya, beliau sudah komunikasi dengan kami sekitar dua hari lalu," kata Musyaffa' ketika dikonfirmasi di Surabaya.
Musyaffa' tak memungkiri bahwa pihaknya berpeluang mengusung Machfud yang juga mantan Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Jokowi-Ma'ruf Amin di Jatim ini.

"Beliau mengatakan siap kalau PPP merekomendasikan," terangnya.
Machfud Arifin dinilai sebagai salah satu figur representatif. Dengan bekal pengalaman di Kapolda, Machfud Arifin dianggap memiliki jiwa pemimpin yang mumpuni.

"Jam terbang beliau tinggi dan memiliki banyak pengalaman. Sudah tahu persis kondisi Surabaya," katanya.
Dengan berbagai potensi ini, PPP optimis Machfud Arifin tak akan kesulitan mendapatkan rekom dari partai lain.
Di dalam pembicaraan lintas partai politik tersebut, PPP juga akan membicarakan Calon Wakil Walikota.
Sekali pun PPP baru mendapat satu kursinya di DPRD Surabaya, partai berlambang Ka'bah ini juga tertarik untuk mencalonkan salah satu kadernya.
Tak lain Lia Istifhama, kader PPP yang dinilai pantas bersanding dengan Machfud Arifin.
Sebagai kader PPP, Lia kini aktif di Wanita Persatuan Pembangunan (WPP) sebagai organisasi sayap PPP.

"Kalau bisa dipasangkan dengan Ning Lia kan bagus. Ini satu paket komplit," jelasnya.
Selain kader perempuan, Ning Lia juga merepresentasikan kalangan milenial sehingga bisa menjadi representasi pemilih muda.

"Kalau Ning Lia bisa mewakili perempuan millenial, Pas dan Cocok," katanya.
Di luar nama Lia, Musyaffa' sebut belum ada kader lain yang menjalin komunikasi dengan pihaknya.
Misalnya, Dwi Astutik yang juga kader PPP.

"Dwi Astutik belum komunikasi dengan kami. Baik secara tertulis maupun telepon," jelasnya.

Ning Lia memang menjadi salah satu figur perempuan yang aktif dalam pencalonan di Pilwali Surabaya.
Pimpinan Wilayah (DPW) PPP Jatim, Musyaffa' Noer, ketika dikonfirmas lewat seluler, bahkan Ning Lia juga mendaftar di PDI-P, Putri politisi senior PPP  KH. Masykur Hasyim MBA MM tersebut juga dinilai dekat dengan Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa.

Namun, untuk mencalonkan kadernya, PPP harus bersaing dengan beberapa partai lain.
Di antaranya PKB yang juga mengusulkan calon Wakil Walikota.
Bukan dari kader internal, PKB justru menjagokan kalangan profesional untuk mendampingi Machfud Arifin
Adalah Mujiaman, Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM).
Penjelasannya, Ketua DPC Surabaya, Musyafak Rouf menyebut Machfud Arifin telah menyerahkan sosok bacawakil Walikota Surabaya.

"Kalau dari PKB, ada beberapa potensi. Di antaranya, Dirut PDAM Surabaya. Bapak Mujiaman," kata Musyafak.
Pertimbangannya dengan NU sebagai ormas yang menjadi platform PKB.
"Beliau lebih dekat dengan NU dan Warga Nahdliyin," pungkasnya. (red).

_semoga bermanfaat untuk kita semua_
Aamiin...Ya Mujibas Sa'illiin Wa Barokallahu Fii kum

0 komentar:

Posting Komentar